Sunday, March 13, 2011

Tower Air (helep wantet 8)

Tower air atau menara air digunakan sebagai tempat penampungan air. Namun, menara air ini berukuran sangat besar, dan letaknya pun ditinggikan, yang dibangun untuk mengadakan pasokan air pada ketinggian yang cukup untuk menekan sistem distribusi air. Konstruksi yang digunakan untuk membangun menara air yang khas, baja dan bertulang, atau beton praktekan yang paling sering digunakan yaitu dengan kayu, fiberglass, atau kaca, yang menggabungkan interior untuk melindungi air dari efek lapisan material. Menara air ini sebagian besar memiliki ketinggian minimal 6 meter (20 kaki) dan minimum 4 meter (13 kaki) di diameter. Namun, sebuah menara air baku memiliki ketinggian sekitar 40 meter (130 kaki).

Bentuk-bentuk menara;

1. Bola

                                                            
                                            
2.Silinder
                                                
                                                      
3. Elipsoid


Penggunaan pasokan air (sebuah kota, pabrik, atau hanya gedung) harus memiliki tekanan air untuk menjaga keselamatan pasokan air.Jika pasokan air tidak bertekanan cukup, dapat mengakibatkan; 
  •  Air tidak dapat mencapai lantai atas.
  • Air tidak dapat semprotan dari keran dengan cukup aliran.
  • Tanpa menara air, bagian air pasokan sistem aliran garvitasi di daerah perbukitan dapat dikenakan tekanan negatif (menyedot). Tekanan negatif dari sistem dapat menyebabkan dangkal tanah harus ditarik kedalam sisem pasokan air bocor, tercemar oleh microorganisme, kotoran, pasir, pupuk, dan racun yang terkandung dalam air tanah.  
Sistem kerja menara air


 1. Pompa mengalirkan air ke menara.
2. Air tersimpan di menara.
3. Tinggi menara memberikan tekanan hidrostatik untuk sistem penyediaan air.


Saturday, March 5, 2011

Simbiosisme

Dalam istilah biologi yang sering kita dengar, simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang berlainan jenis, yang hidup berdampingan. mahkluk hidup yang melakukan simbiosis disebut simbion.
ada beberapa macam bentuk simbiosis ;
  • parasitisme, yaitu dimana pihak yang satu mendapat keuntungan namun, pihak lainnya dirugikan. contohnya ; tanaman benalu dan inangnya.
  • mutualisme, yaitu pihak pertama dan pihak kedua saling menguntungkan, artinya tidak ada pihak yang dirugikan. contohnya ; burung jalak dan kerbau.
  • komensalisme, yaitu dimana pihak yang satu mendapat keuntungan, namun pihak yang kedua tidak dirudikan dan tidak diuntungkan. contohnya ; tanaman anggrek dan inangnya.
  • amensalisme, yaitu satu pihak dirugikan namun pihak lain tidak diuntungkan dan tidak dirugikan.
  • kompetisi yaitu dimana kedua pihak saling dirugikan, biasanya terjadi kompetisi melalui perebutan makanan dan pasangan.
  • netralisme, yaitu kedua pihak tidak saling diuntungkan maupun dirugikan dalam interaksi dua organisme tersebut.
Bentuk interaksi ini tidak hanya sering terjadi pada makhluk hidup seperti tumbuhan dan hewan saja, namun sering juga terjadi pada manusia. karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa adanya bantuan dari orang lain, oleh sebab itu manusia juga perlu melakukan interaksi terhadap sesama manusia, hewan , dan tumbuhan. dalam interaksi yang dilakukan oleh manusia tersebut juga sama, yaitu ada yang bersifat merugikan, menguntungkan, atau tidak dirugikan maupun tidak diuntungkan.

simbiosis dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu;
  • ektosimbiosis
  • endosimbiosis

Thursday, March 3, 2011

Titik Berat

Titik berat 1 dimensi (kawat)

jawaban :



Titik Berat 2 dimensi


Jawaban;



Jika aku dewasa nantii...

jika aku dewasa nantii ??
dulu aku masih sering bingung kalau ditanya, 'kamu nanti kalau sudah besar mau jadi apa??', 'cita-citamu apa?', 'mau ngelanjuti sekolah dimana??'... bingung mau jawab apa. karena pikiran masih kaya anak kecil, jadi jawabnya masih suka ngawur dan berubah-ubah. tapi, semakin hari aku semakin dekat dengan masa kedewasaan. Dan usia ku semakin tahun semakin bertambah. jadi aku berfikir untuk merubah pola berpikir.

Dalam masa dewasa. banyak sekali hal-hal yang harus diubah..jadi orang dewasa itu tidak mudah. karena setiap perkataan, perbuatan harus bisa dipertanggungjawabkan. Dalam setiap keputusan yang kita ambil, pasti ada resiko yang harus ditanggung. namun, sebisa mungkin berusaha untuk memperoleh resiko yang baik, dan jangan samapi salah dalam menggambil keputusan.
Saat aku dewasa nanti, aku ingin lulus sekolah dengan nilai terbaik, lanjut kuliah, jadi wanita karir yang mempunyai pekerjaan tetap, sehingga aku punya penghasilan sendiri, dan bisa meringankan beban orang tua. tidak merepotkan orang lain. punya tujuan hidup yang jelas dan terarah. punya prinsip hidup yang lebih baik. lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. mendapatkan pasangan hidup yang bisa memimpinku menuju jalan yang benar. mempunyai keluarga yang bahagia dunia dan akhirat...amiiiin.. :)

namun, semua itu kembali lagi kepada Sang Maha Kuasa. karena kita memiliki rencana, namun hanya Dia yang dapat memutuskan jalan hidup kita bagaimana nantinya...:)

Wednesday, March 2, 2011

di asia lebih banyak sepeda motor dibandingkan mobil

Di negara-negara Asia banyak orang yang menggunakan sepeda motor dibandingkan mobil. Tidak seperti di negara-negara Eropa dan Amerika yang penduduknya lebih banyak menggunakan mobil. Tarif dan pendapatan di negara-negara barat relatif tinggi, jika dibandingkan pendapatan penduduk Asia. Oleh sebab itu, mereka lebih memilih memakai mobil daripada sepeda motor, karena jalannya lebih cepat dalam menempuh perjalanan yang jauh, muat banyak orang, bisa memuat barang-barang yang banyak pula, dan tidak merepotkan.

Namun, kebanyakan orang-orang Asia lebih berfikir ekonomis. karena sepeda motor lebih murah dibandingkan dengan harga sebuah mobil. selain itu, dengan sepeda motor, kita bisa berjalan di gang-gang atau di jalan jalan yang sempit. selain itu bahan bakar yang dibutuhkan juga murah. dan sekarang banyak sekali merk-merk sepeda motor yang keren-keren dengan harga terjangkau.

mengapa sepeda lebih disukai dibandingkan mobil

umumnya orang-orang menggunakan mobil untuk saling bermewah-mewahan. kenyataannya sihh emang lebih enak naik mobil dibandingkan naik sepeda, tapi itu untuk menempuh perjalanan yang jauh saja, tapi kalau cuman jalan-jalan keliling kota, boros banget, soalnya kan bahan bakar buat mobil mahal..hee.

walaupun naik sepeda terasa banget capeknya tapi, sepeda itu bisa membuat kita sehat.. bahkan sekarang kebanyakan saya liat di Palangkaraya banyak remaja yang berjalan-jalan sore menggunakan sepeda. dengan kebiasaan tersebut, bisa membuat badan kita lebih aktif bergerak, dan tidak menimbulkan polusi. juga tidak mengeluarkan biaya yang banyak. karena tidak memerlukan bahan bakar, jadi lebih ekonomis. hee... :D

Mengapa penduduk semakin miskin justru semakin banyak anaknya??

Masyarakat miskin justru lebih banyak anak dibandingkan dengan masyarakat yang mempunyai tarif hidup lebih tinggi (orang kaya). Di Indonesia sendiri ironisnya kenyataan ini sering terjadi. Bahkan di kota-kota besar. Masyarakat yang sebelumnya memiliki tarif hidup sedang, yang tinggal di desa-desa atau dikampung -kampung, merasa bahwa tinggal di kota akan dapat merubah kondisi ekonomi, dan kehidupannya menjadi lebih baik. Namun, sebagian besar warga masyarakat yang pindah dari desa ke kota (urbanisasi) tersebut terkecoh. Bahkan tarif hidup mereka setelah tinggal di kota semakin turun. karena banyaknya persaingan yang lebih hebat.

Masyarakat tersebut masih percaya dengan istilah 'banyak anak banyak rezeki'.
Kurangnya informasi, dan pendidikan yang rendah mengakibatkan mereka hanya menjadi pengangguran, peminta-minta, bahkan ada yang menjadi perampok. kurangnya Pengetahuan tentang kesehatan juga sangat memprihatinkan, misalnya dalam sosialisasi program keluarga Berencana (KB), yang berfungsi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mewujudkan keluarga kecil yang bahagia, yang mengusahakan untuk merencanakan jumlah anak dan jarak kehamilan, yang kurang diperhatikan dan diabaikan oleh masyarakat.

Ekonomi dengan pendapatan yang menurun, mengakibatkan mereka tidak dapat menyekolahkan anak-anak mereka dengan biaya pendidikan yang setiap tahun semakin tinggi. sehingga tidak dapat merubah keadaan kehidupan mereka. yang ada banyak anak-anak kecil yang dijadikan tempat untuk mengais rezeki, misalnya menyuruh anak-anak mereka mulung, mengemis, bahkan ada yang mecopet. Dan ada orang tua yang sengaja membuang anaknya, atau dititipkan ke panti asuhan, karena semakin beratnya ekonomi yang mereka tanggung untuk menghidupi anak-anak mereka, dan membiayai masa depannya.

Berbeda sekali dengan pola pikir orang-orang kaya. Mereka lebih mengkedepankan pola pikir ke masa depan, yang didukung oleh fasilitas-fasilitas yang canggih, uang yang banyak, sehingga mereka lebih mengetahui informasi-informasi kesehatan, pengaturan ekonomi yang baik, dan berpengetahuan luas.